Kamis, 19 April 2012

Komunisme



Sejarah Komunisme di Dunia
Sebenarnya paham dan ideologi dari komunisme sudah ada sejak dahulu.  Pada tahun 487 M, di Persia pernah muncul seorang laki-laki yang bernama Mazdak yang menyeru kepada komunisme dan membuat perserikatan manusia dalam hal harta dan wanita. Gerakan yang dilakukan ini disebut Mazdakiyah. Selain gerakan Mazdakiyah muncul juga gerakan Qoromithoh yang di serukan oleh Hamdan Qirmith yang menisbatkan gerakan tersebut dengan paham-paham komunisme pada tahun 288 H, yang terpopulerkan di daerah Bahrain, Yaman dan Irak
Dan akhirnya muncul paham Marxisme yang dicanangkan oleh Karl Marx (komunisme  modern) dengan bantuan rekannya, Engels pada tahun 1848 M. Sebagai suatu revolusi komunisme terhadap kapitalisme barat dan pihak gereja yang sangat mendikte rakyat. Komunisme pada awal kelahiran adalah sebuah koreksi terhadap paham kapitalisme di awal abad ke-19, dalam suasana yang menganggap bahwa kaum buruh dan pekerja tani hanyalah bagian dari produksi dan yang lebih mementingkan kesejahteraan ekonomi.
Akan tetapi, dalam perkembangan selanjutnya, Komunisme tetap sebagai suatu gagasan yang bersifat teori sampai munculnya revolusi komunisme yang populer di Rusia, tahun 1917 M oleh pimpinan Lenin. Munculnya beberapa fraksi internal dalam komunisme antara penganut komunis teori dan komunis revolusioner yang masing-masing mempunyai teori dan cara perjuangan yang berbeda dalam pencapaian masyarakat sosialis untuk menuju dengan apa yang disebutnya sebagai masyarakat utopia. Sekarang faham ini menyebar di wilayah yang meliputi: Asia Timur, Asia Utara serta Eropa Timur dan mulai bermunculan di daerah Afrika.
Sejarah Komunisme Di Indonesia
Komunisme di Indonesia memiliki sejarah yang kelam, tokoh-tokoh daaari komunisme Indonesia di antaranya yaitu Sneevliet, Bregsma dan Tan Malaka (yang terakhir masuk setelah Sarekat Islam Semarang sudah terbentuk). Alasan kaum pribumi yang mengikuti aliran tersebut dikarenakan tindakan-tindakannya yang melawan kaum kapitalis dan pemerintahan, selain itu janji-janji dari propaganda PKI juga menarik perhatian mereka.
 Gerakan Komunis di Indonesia diawali di Surabaya, yakni di dalam diskusi intern para pekerja buruh kereta api Surabaya yang dikenal dengan nama VSTP. Awalnya VSTP hanya berisikan anggota orang eropa dan Indo Eropa saja, namun setelah berkembangnya waktu, kaum pribumi pun ikut di dalamnya. Salah satu anggota yang menjadi besar adalah Semaun yang kemudian menjadi ketua SI Semarang (SI Merah). Komunisme Indonesia mulai aktif di Semarang, yang sering disebut dengan Kota Merah setelah menjadi basis PKI di era tersebut. Hadirnya ISDV dan masuknya para pribumi ke dalam SI (Sarekat Islam) menjadikan komunis sebagian cabangnya karena hak otonomi yang diciptakan Pemerintah Hindia Belanda atas organisasi lepas dan menjadi salah satu ancaman bagi pemerintah. Konflik dengan SI pusat di Yogyakarta membuat personel organisasi ini keluar dari keanggotaan SI, setelah disiplin partai atas usulan Haji Agus Salim disahkan oleh pusat SI.
Setelah itu ISDV berganti nama menjadi PKI , bermula dengan adanya Persetujuan Prambanan yang memutuskan akan ada pemberontakan besar-besaran di seluruh Hindia Belanda. Tan Malaka yang tidak setuju karena komunisme di Indonesia kurang kuat mencoba menghentikannya. Namun para tokoh PKI tidak mau menggubris usulan itu kecuali mereka yang ada di pihak Tan Malaka. Pemberontakan itu terjadi pada tahun 1926-1927 yang berakhir dengan kehancuran PKI dengan mudah oleh pemerintah Hindia Belanda. Para tokoh PKI menganggap kegagalan itu karena Tan Malaka mencoba menghentikan pemberontakan dan memengaruhi cabang PKI untuk melakukannya.
            Gerakan PKI lahir pula pada masa Perang Kemerdekaan Indonesia yang diawali oleh kedatangan Muso secara misterius dari Uni Soviet ke Negara Republik (Saat itu masih beribu kota di Yogyakarta). Sama seperti Soekarno dan tokoh pergerakan lain, Muso berpidato dengan lantang di Yogyakarta dengan kepercayaannya yang murni komunisme. Disana ia juga mendidik calon-calon pemimpin PKI seperti D.N. Aidit. Musso dan pendukungnya kemudian menuju ke Madiun. Disana ia dikabarkan mendirikan Negara Indonesia sendiri yang berpaham komunis. Gerakan ini didukung oleh salah satu menteri Soekarno, yaitu Amir Syarifuddin. Divisi Siliwangi akhirnya maju dan mengakhiri pemberontakan Muso ini. Beberapa ilmuwan percaya bahwa ini adalah konflik intern antarmiliter Indonesia pada waktu itu.
            Pasca Perang Kemerdekaan Indonesia tersebut PKI menyusun kekuatannya kembali. Didukung oleh Soekarno yang ingin menyatukan semua aspek masyarakat Indonesia saat itu, dimana antar ideologi menjadi musuh masing-masing, PKI menjadi salah satu kekuatan baru dalam politik Indonesia. Permusuhan itu tidak hanya terjadi di tingkat atas saja, melainkan juga di tingkat bawah dimana tingkat anarkisme banyak terjadi antara tuan tanah dan para kaum rendahan. Namun Soekarno menjurus ke kiri dan menganak-emaskan PKI. Akhirnya konflik dimana-mana terjadi. Ada suatu teori bahwa PKI dan militer yang bermusuhan akan melakukan kudeta. Yakni PKI yang mengusulkan Angkatan Perang Ke 5 (setelah AURI, ALRI, ADRI dan Kepolisian) dan isu penyergapan TNI atas Presiden Soekarno saat ulang tahun TNI. Munculah kecurigaan antara satu dengan yang lain. Akhirnya dipercaya menjadi sebuah insiden yang sering dinamakan dengan Gerakan 30 September.
            Ada kemungkinan Indonesia menjadi negara komunis andai saja PKI berhasil berkuasa di Indonesia pada saat itu. Namun hal tersebut tidak menjadi kenyataan setelah terjadinya kudeta dan pengkambing hitaman komunisme sebagai dalang terjadinya insiden yang dianggap pemberontakan pada tahun 1965 yang lebih dikenal dengan Gerakan 30 September. Hal ini juga membawa kesengsaraan luar biasa bagi para warga Indonesia dan anggota keluarga yang dituduh komunis meskipun belum tentu kebenarannya. Diperkirakan antara 500.000 sampai 2 juta jiwa manusia dibunuh di Jawa dan Bali setelah peristiwa Gerakan 30 September. Hal ini merupakan halaman terhitam sejarah negara Indonesia. Para tertuduh yang tertangkap kebanyakan tidak diadili dan langsung dihukum. Setelah mereka keluar dari ruang hukuman mereka, baik di Pulau Buru atau di penjara, mereka tetap diawasi dan dibatasi ruang geraknya dengan penamaan Eks Tapol.

Jumat, 13 April 2012

Burung merupakan hewan anugrah terhebat, mereka diberikan keanugerahan berupa terbang. Bayangkan dari segala makhluk merekalah yang dapat terbang secara alamiah, mereka dapat terbang tanpa ada pelajaran bagaimana cara untuk dapat terbang. Secara kodratnya mereka terbang tanpa pengetahuan apapun untuk terbang, dan tidak mempermasalahkan apa gunanya terbang ataupun tidak.
Namun satu hal yang pasti, mereka selalu menatap ke atas, menatap ke langit untuk merasakan derasnya serpuan angin. Ketika mereka masih kecil mereka hanya dapat bercicit untuk meminta makan kepada induknya, namun ketika bayi-bayi itu sudah mulai muncul bulu yang lebat serta sayapnya telah menjadi sempurna. Mereka akan segera mencoba untuk terbang, dan pada langkah awalnya mereka berjatuhan merasa bahwa Ia bisa seperti yang lain untuk terbang mengudara. Akhirnya tanpa mereka sadari mereka meregangkan sayap mereka dan merasakan angin yang mulai mengalir diantara kedua sayap mereka, yang tanpa disadarinya mereka telah terbang menuju angkasa.

Begitulah juga manusia, manusia layaknya seekor anak burung yang tak tahu cara untuk terbang, namun dengan kegigihan seorang manusia Ia pasti akan dapat melakukan apa yang belum diketahuinya.

Kamis, 22 Desember 2011

Penyakit Filariasis

Penyakit Kaki Gajah atau Filariasis adalah penyakit menular yang disebabkan oleh cacing Filaria yang ditularkan melalui berbagai jenis nyamuk.
Penyakit ini bersifat menahun (kronis) dan bila tidak mendapatkan pengobatan, dapat menimbulkan cacat menetap berupa pembesaran kaki, lengan dan alat kelamin baik perempuan maupun laki-laki. Penyakit ini cukup banyak ditemukan di Indonesia.
Cara Penularan
Penyakit ini ditularkan melalui nyamuk yang menghisap darah seseorang yang telah tertular sebelumnya. Darah yang terinfeksi dan mengandung larva dan akan ditularkan ke orang lain pada saat nyamuk yang terinfeksi menggigit atau menghipas darah orang tersebut.
Tidak seperti Malaria dan Demam berdarah, Filariasis dapat ditularkan oleh 23 spesies nyamuk dari genus Anopheles, Culex, Mansonia, Aedes & Armigeres. Karena inilah, Filariasis dapat menular dengan sangat cepat.
Gejala klinis
Gejala Filariais Akut dapat berupa:
  • Demam berulang-ulang selama 3-5 hari, demam dapat hilang bila istirahat dan muncul lagi setelah bekerja berat
  • Pembengkakan kelenjar getah bening (tanpa ada luka) didaerah lipatan paha, ketiak (lymphadenitis) yang tampak kemerahan, panas dan sakit
  • Radang saluran kelenjar getah bening yang terasa panas dan sakit yang menjalar dari pangkal kaki atau pangkal lengan kearah ujung (retrograde lymphangitis)
  • Filarial abses akibat seringnya menderita pembengkakan kelenjar getah bening, dapat pecah dan mengeluarkan nanah serta darah
  • Pembesaran tungkai, lengan, buah dada, buah zakar yang terlihat agak kemerahan dan terasa panas (early lymphodema)
Gejala klinis yang kronis berupa pembesaran yang menetap (elephantiasis) pada tungkai, lengan, buah dada, buah zakar (elephantiasis skroti).
Diagnosis
Bila seseorang tersangka Filariasis ditemukan tanda-tanda dan gejala klinis, diagnosis dilakukan dengan pemeriksaan darah jari yang dilakukan mulai pukul 20.00 malam waktu setempat. Seseorang dinyatakan sebagai penderita Filariasis, apabila dalam darah ditemukan mikrofilaria.
Pencegahan
Pencegahan dapat dilakukan dengan:
  • Berusaha menghindarkan diri dari gigitan nyamuk penular
  • Membersihkan tanaman air pada rawa-rawa yang merupakan tempat perindukan nyamuk, menimbun, mengeringkan atau mengalirkan genangan air sebagai tempat perindukan nyamuk
  • Membersihkan semak-semak disekitar ruma
Referensi:
Pusat Informasi Penyakit Infeksi

Rabu, 06 Juli 2011

CINTA

Cinta,
dalam sujudku pada-Nya
ku titipkan doa dan pintaku.....
semoga kau senantiasa dalam penjagaan-Nya ketika penjagaanku tak sampai padamu
semoga kau selalu dikasihi dan disayangi -Nya ketika kasih dan sayangku tak mampu melampaui dimana kau berada saat ini.
Ku pinta pada-Nya agar Cinta-Nya selalu ada untukmu, ketika aku tak sanggup lagi mencintai
Ku tegarkan, segala kerapuhan,
kan ku indahkan segala kesedihan...
bahagia mu adalah doa dan harapku....
senyumu, menjadi suatu cita – cita dimana aku bisa merasakannya itu tulus hanya untuku...
Semoga kan selalu baik adanya , meskipun jalan ini tak sempurna...

Selasa, 11 Januari 2011

Tugas Sosiologi

No. 9 Pengertian Peranan Keluarga dalam Sosialisasi
Setiap peran dalam anggota keluarga tersebut, untuk membuat suatu peraturan dan pada peraturan tersebut sudah melekat pada diri masing-masing anggota keluarga. Jadi setiap anggota keluarga tersebut harus mematuhi setiap peraturan yang sudah di sepakati.,.,
Contoh peranan Keluarga dalam Sosialisasi
Ayah mengajari anaknya tentang sebuah sopan santun dan tata norma yang benar dalam kehidupan keseharian yang bertujuan agar anak tersebut dapat bertata kelakuan baik dalam kehidupan kesehariannya.
No. 10 Sebuah peranan lembaga sosialisasi yang sudah melekat pada diri saya dan yang paling dominan adalah sebuah peranan Sosial pada saat di Sekolah karena hidup saya saat ini lebih cendengur banyak terdapat di sekolah, dan karena sekolah tersebut membuat sosialisasi, menjadikan saya untuk menambah ilmu dengan menuntut ilmu tentunya, dan membuat untuk berkepribadian baik, serta kreatifitas yang berkembang, dan sekolah telah membuat standar-standarnya sendiri yang membuat kita bisa mengikutinya.
Sebenarnya saya lebih memilih peranan Keluarga dalam Sosialisasi, karena itu adalah awal dari kehidupan saya untuk menjadi lebih baik, dari saya hanya seorang bai yang blum tahu tentang semuanya menjadikan saya tahu tentang banyak hal. Termasuk juga berbicara, berjalan, belajar makan dll.

Senin, 03 Januari 2011

Tentang Wakaf

WAKAF DI DALAM ISLAM
Wakaf merupakan satu tradisi sosial yang diturunkan oleh Rasulullah S.A.W dimana
tradisi tersebut dipegang kuat oleh sahabat- sahabat dan para pengikutnya. Sistem
wakaf telah memberikan manfaat yang tidak terhingga kepada golongan yang tidak
bernasib baik dan melahirkan ramai para pemikir terulung dan berbagai institusi di
dalam peradaban Islam.
Wakaf adalah salah satu amal jariah yang sangat dituntut oleh agama Islam. Ia
merupakan amal soleh yang pahalanya tidak akan putus-putus diberikan Allah kepada
pewakaf selama harta yang diwakafkan itu masih kekal dimanfaatkan.
Contoh amalan pada zaman Rasulullah S.A.W adalah apabila Sayidina Umar
mewakafkan sebuah ladang yang dihadiahkan kepadanya supaya hasil tanaman dari
ladang tersebut dapat dimilikki oleh masyarakat setempat ketika itu. Di satu ketika yang
lain pula, Sayidina Uthman b. Affan telah membeli sebuah telaga yang dikenali sebagai
telaga Roman yang kemudiannya dijadikan sumber air oleh orang ramai pada ketika itu.
Sejak itu, amalan wakaf terus berkembang, apabila umat Islam mula mewakafkan tanah
mereka untuk dijadikan masjid. Oleh kerana masjid adalah sumber ilmu, maka wakaf
dikembangkan pula ke pembinaan pusat pengajian, kediaman, kesihatan dan berbagai
infrastruktur lain sehinggalah pada hari ini.
Di antara pusat pengajian Islam terulung hasil dari amalan wakaf termasuk Universiti Al-
Azhar di Mesir, Al-Qarawiyyin dan Zaitouna.
Dari segi pentadbiran kerajaan pula, satu contoh perlaksanaan Wakaf Tunai bagi
membantu kesejahteraan rakyatnya adalah pada zaman Empayar Uthmaniyah di Turki.
Empayar Uthmaniyah mencapai kegemilangan dengan bantuan amalan wakaf tunai yang
meluas ketika itu sehingga berjaya meringankan perbelanjaan kerajaan serta menjadi
pelengkap kepada usaha-usaha pembangunan dalam penyediaan kemudahan-
kemudahan perkhidmatan pendidikan, kesihatan, perbandaran dan seumpamanya
kepada masyarakat Turki.
Di dalam sector perubatan, salah satu hospital yang dibina hasil dari amalan wakaf ialah
Hospital Al Noorie di Damascus yang dibina pada tahun 1145AD. Ianya adalah hospital
pertama yang meggunakan sistem rekod perubatan yang kemudiannya menjadi pusat
pengajian perubatan. Ramai ahli perubatan terkenal menamatkan pengajian mereka di
pusat perubatan ini termasuk Ibn Nafis, ahli perubatan terulung yang menemui teori
system pernafasan di dalam paru-paru manusia. Hospital ini beroperasi sehingga 7 abad
dan sebahagian daripada hospital ini masih beroperasi sehingga ke hari ini.
                                                                                      
Amalan Wakaf merangkumi segala aspek kehidupan termasuk pembinaan jalan dan
jambatan, menyediakan sumber bekalan air bagi penduduk setempat, pemberian wang
tunai bagi kerja-kerja penyelenggaraan harta wakaf, alat bertani, buku-buku, ilmu dan
sebagainya yang dapat memberikan manfaat kepada masyarakat setempat.
DALIL HADIS
Hadis yang diriwayatkan daripada Abu Hurairah:
Maksudnya : Apabila mati seseorang itu maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara :
sedekah jariah, ilmu yang termanfaat dan anak yang soleh mendoakan untuknya.
Hadis riwayat Jamaah:
Diberitakan dari Ibnu Umar bahawa Umar mendapat bahagian sebidang tanah di Khaibar.
Beliau berkata, "wahai Rasullullah. Saya mendapat sebidang tanah di Khaibar sedangkan
saya belum pernah mendapat yang lebih berharga daripada itu. Apa yang sebaiknya saya
lakukan?"
Rasullullah S.A.W menjawab, "Bila kamu mahu, kamu sedekahkanlah ia dengan menahan
harta itu supaya ia tidak boleh dijual, dibeli atau ditukar hak miliknya."
Lalu Umar menyedekahkan tanah itu kerana Allah. Tanah dan segala hasil daripadanya terus
menerus digunakan oleh kaum miskin, karib kerahat, para hamba sahaya, para musafir,
orang-orang lemah, dan ibnu sabil.
DEFINISI WAKAF
Wakaf ialah menahan sesuatu harta yang boleh diambil manfaat daripadanya untuk
digunakan pada tujuan kebajikan, dengan niat untuk mendekatkan diri kepada Allah
s.w.t. dan tidak boleh dijadikan jual-beli atau "hibah" pada zat benda yang diwakafkan
itu.
Wakaf berasal dari perkataan Arab yang bermaksud menahan atau menghentikan.
Dari segi istilah, ianya bermaksud menahan sesuatu benda atau harta supaya hasil atau
manfaat daripada harta tersebut boleh digunakan untuk tujuan kebaikan.
HIKMAH WAKAF
     1. Sebagai salah satu cara untuk beribadah kepada Allah s.w.t.
     2. Membuka jalan bagi orang beriman yang suka memberi wakaf dan berlumba-
         lumba dalam amal kebajikan dan mengharapkan pahala.
     3. Memberi pahala yang berterusan kepada pewakaf selepas kematian selagimana
         harta wakaf tersebut kekal dimanfaatkan.
     4. Untuk kebaikan Islam, seperti membina masjid, surau, tanah perkuburan dan
         sebagainya.
     5. Membantu mengurangkan beban orang fakir dan miskin serta anak yatim.
                                                                                      
RUKUN WAKAF
    1. Pihak yang mewakafkan.
    2. Pihak yang menerima wakaf
    3. Benda yang diwakafkan.
    4. "Sighah" iaitu ijab dan qabul.
SYARAT ORANG YANG MEWAKAFKAN
Pewakaf adalah :
    1. Beragama Islam
    2. Cukup umur (akil baligh)
    3. Waras (sempurna akal fikiran)
    4. Ahli tasarruf / tabaruk
    5. Pilihan sendiri (ikhtiari)
    6. Merdeka
SYARAT HARTA YANG DIWAKAFKAN
    1. Harta itu mestilah benda yang dapat di ambil manfaatnya.
    2. Harta yang diwakafkan kepada penerima wakaf wujud waktu itu.
    3. Harta yang diwakafkan itu dapat memberi faedah dan manfaat yang
       berpanjangan.
    4. Diwakafkan untuk tujuan yang baik sahaja dan tidak menyalahi syarak.
    5. Harta yang diwakafkan ditentukan jenis, bentuk, tempat, luas dan jumlah.
    6. Harta yang diwakafkan itu adalah milik sempurna orang yang pewakaf.
JENIS WAKAF
Wakaf terbahagi kepada dua kategori utama iaitu :
Wakaf Mutlak (AM) - merujuk kepada amalan menyerahkan harta wakaf dengan tidak
menyatakan sesuatu tujuan tertentu dalam perwakafan hartanya. Harta itu boleh
dibangunkan bagi apa-apa maksud, selagi tidak bertentangan dengan syarak.
Wakaf Muqayyad (KHAS) – amalan mewakafkan harta dimana pewakaf menyatakan
tujuan wakaf secara spesifik semasa menwakafkan hartanya. Harta wakaf tersebut
hendaklah digunakan hanya untuk tujuan yang dinyatakan secara khusus itu. Contohnya
mewakafkan tanah khas untuk pembinaan masjid, surau, perkuburan dan sebagainya.
HARTA YANG BOLEH DIWAKAFKAN
Benda dan harta yang diwakafkan itu hendaklah milik sempurna yang diwakafkan dalam
bentuk wakaf berikut :
    A) Wakaf Al-I'qar (Harta Tak Alih)
         yaitu harta yang tidak boleh dipindahkan seperti:
          Memberikan tanah untuk bangunan atau kegiatan masyarakat yang berguna
     •
          bagi syiar Islam.
          Memberikan bangunan untuk kegunaan sekolah, hospital dan sebagainya.
     •
B) Wakaf Al-Manqul (Harta Alih)
Iaitu harta yang boleh dipindahkan seperti wang tunai, kitab, buku, meja, pakaian,
senjata, alat-alat pertanian, binatang yang boleh diambil susunya dan sebagainya.
C) Wakaf Al-Musya'
Menurut kebanyakan ulama' harus mewakafkan harta yang dikongsi atau dimiliki
bersama dengan orang lain yang tidak boleh dibahagi seperti dua orang mempunyai
hak ke atas rumah dan sebuah kereta. Jika salah seorang pemilik mewakaf bahagiannya,
maka wakaf ini adalah sah.
D) Wakaf Haq Irtifaq (Hak Milik Bangunan Bertingkat)
Golongan Syafie dan Hambali mengharuskan wakaf ini iaitu mewakafkan satu tingkat
bangunan yang terdiri daripada beberapa tingkat, seperti seorang yang mewakafkan
tingkat-tingkat daripada bangunannya atau tingkat bawah. Ia boleh dibuat demikian
tanpa mewakafkan keseluruhan bangunan. Wakaf ini adalah sah menurut Mazhab Syafie
dan Hambali.
E) Wakaf Al-Irsod
Iaitu wakaf yang dilakukan oleh pemerintah untuk kepentingan umum seperti sebidang
tanah untuk dijadikan sekolah, rumah sakit dan sebagainya mengikut syarak.
PERBEZAAN DI ANTARA WAKAF DAN SEDEKAH
          Sedekah diberikan kepada golongan yang memerlukan manakala wakaf
     •
          ditujukan bagi kegunaan seluruh masyarakat secara umum, meskipun golongan
          yang memerlukan diberikan keutamaan.
          Sedekah adalah sesuatu yang boleh dipindah milik. Sesuatu harta apabila telah
     •
          diwakafkan, pewakaf sudah tidak memiliki hak dan campurtangan ke atas harta
          tersebut.
          Sedekah boleh diberi di dalam apa bentuk sekalipun manakala wakaf adalah
     •
          terhad kepada sesuatu harta dimana harta tersebut boleh mendatangkan hasil
          atau menjana lebih banyak manfaat secara berterusan atau bentuk hasil yang
          boleh disimpan.
                                                                                     
ISLAMIC RELIEF DAN WAKAF
Islamic Relief menjalankan program wakaf sebagai salah satu usaha meneruskan amalan
yang sangat dituntut oleh Islam, serta tradisi sosial yang yang dimulakan pada zaman
Raulullah S.A.W. Sumbangan untuk program wakaf ini akan dimasukkan ke dalam satu
tabung khas di mana penggunaannya akan dilakukan mengikut syarak.
Diantara program Waqaf anjuran Islamic Relief yang dilaksanakan hasil sumbangan
wang dan tenaga dari orang ramai dari seluruh dunia termasuk program kemanusiaan
bagi mangsa Tsunami di Indonesia, Pusat Latihan Komputer bagi anak-anak yatim Palestin
di Jordan dan project rawatan mata di Bangladesh.
Islamic Relief Malaysia mengalu-alukan sokongan dan sumbangan orang ramai di dalam
menjayakan program wakaf anjuran Islamic Relief. Setiap sokongan, samada kecil
mahupun besar begitu bermakna di dalam usaha umat Islam meneruskan tradisi sosial
seperti yang diajarkan oleh Rasullullah S.A.W







Dikelurkan oleh unit komunikasi IRM